Home Blog

Google Luncurkan Fitur Baru untuk Membantu Guru Membuat Materi Pembelajaran Otom

0
Ai google

6๐Ÿง  Pendahuluan

Google kembali berinovasi di dunia pendidikan!
Tahun 2025 ini, raksasa teknologi tersebut resmi meluncurkan fitur baru bernama โ€œLesson Planner AIโ€ โ€” sebuah alat berbasis kecerdasan buatan yang membantu guru membuat materi pembelajaran, kuis, dan rencana pelajaran otomatis hanya dengan beberapa klik.

Langkah ini memperkuat posisi Google sebagai pionir dalam teknologi pendidikan (EdTech) global, terutama melalui platform andalannya seperti Google Classroom dan Google Workspace for Education.


5๐ŸŽ“ Apa Itu Lesson Planner AI?

Lesson Planner AI merupakan bagian dari ekosistem Google Workspace for Education, yang bisa diakses langsung melalui Google Classroom atau Docs Add-on.
Fitur ini memungkinkan guru untuk:
โœ… Membuat rencana pelajaran otomatis dari topik tertentu,
โœ… Menghasilkan kuis pilihan ganda atau isian singkat,
โœ… Menyusun lembar kerja (worksheet) berdasarkan kompetensi dasar,
โœ… Bahkan menyesuaikan gaya bahasa sesuai tingkat peserta didik.

Semua hanya bermodalkan perintah teks sederhana (prompt) seperti:

โ€œBuatkan rencana pembelajaran matematika kelas 8 tentang persamaan linear dua variabel.โ€

Dalam hitungan detik, sistem AI Google akan menghasilkan draft lengkap โ€” mulai dari tujuan pembelajaran, langkah kegiatan, hingga evaluasi.


4โš™๏ธ Bagaimana Cara Kerjanya?

Lesson Planner AI memanfaatkan model bahasa generatif (Generative AI) yang sama seperti Gemini 2.0, namun sudah dioptimalkan untuk konteks pendidikan.
Fitur ini juga terintegrasi dengan Google Search dan YouTube for Education, sehingga guru dapat:

  • Menambahkan referensi video pembelajaran otomatis,
  • Mengunduh hasil dalam format Docs atau PDF,
  • Mengedit dan membagikan langsung ke Google Classroom.

๐Ÿ’ก Catatan menarik: Google menegaskan bahwa setiap materi yang dihasilkan oleh AI tetap bisa dikontrol sepenuhnya oleh guru, sehingga aspek pedagogik dan etika pembelajaran tetap dijaga.


3๐Ÿ“Š Manfaat bagi Guru dan Siswa

Manfaat untuk GuruManfaat untuk Siswa
Menghemat waktu perencanaan mengajar hingga 70%Mendapatkan materi yang lebih interaktif
Meningkatkan variasi soal & aktivitas belajarPembelajaran lebih personal & adaptif
Integrasi langsung ke Google ClassroomAkses mudah melalui akun sekolah
Mengurangi beban administratifFokus pada pemahaman konsep

Guru tak lagi harus membuat materi dari nol โ€” cukup arahkan AI dengan konteks yang jelas, dan hasilnya bisa langsung digunakan atau disesuaikan.


2๐ŸŒ Peluncuran Global dan Akses di Indonesia

Menurut keterangan resmi dari Google for Education Blog, fitur Lesson Planner AI telah diluncurkan di lebih dari 40 negara, termasuk Indonesia.
Institusi pendidikan yang sudah menggunakan Workspace for Education Plus bisa langsung mencoba fitur ini mulai Oktober 2025.

Untuk pengguna biasa (akun @gmail.com), akses terbatas sedang diuji coba di Google Labs dan kemungkinan akan tersedia secara luas pada awal 2026.

๐Ÿ“ Cara mencobanya:

  1. Buka https://edu.google.com
  2. Login dengan akun sekolah
  3. Pilih โ€œLesson Planner AI (Beta)โ€ di sidebar Classroom

1๐Ÿ“ข Kesimpulan

Kehadiran Lesson Planner AI dari Google menjadi bukti bahwa teknologi tidak hanya untuk industri, tapi juga untuk transformasi pendidikan.
Dengan alat ini, guru dapat mengajar lebih efektif, kreatif, dan hemat waktu โ€” sementara siswa menikmati pengalaman belajar yang lebih menarik.

๐Ÿš€ Dunia pendidikan kini semakin cerdas.
Dan AI adalah teman terbaik guru di kelas digital masa depan.

Cara Baca Qris yang Benar dan Fakta Terbaru Tentang Pembayaran Digital di Indonesia

0
cara baca qris

๐Ÿ“ฑ Apa Itu QRIS?

QRIS atau Quick Response Code Indonesian Standard adalah standar nasional pembayaran berbasis kode QR yang dikembangkan oleh Bank Indonesia (BI) bersama industri sistem pembayaran sejak 17 Agustus 2019.
Melalui QRIS, semua aplikasi pembayaran โ€” baik dari bank maupun nonbank โ€” bisa digunakan untuk bertransaksi di toko, warung, parkiran, tempat wisata, hingga donasi berlogo QRIS.

Artinya, pengguna cukup satu aplikasi pembayaran untuk bisa bertransaksi di seluruh merchant QRIS, tanpa harus berganti aplikasi.

๐Ÿ”ค Cara Baca QRIS yang Benar: โ€œKRISโ€, Bukan โ€œKiyurisโ€

Masih banyak orang salah mengucapkan QRIS.
Menurut Bank Indonesia, pelafalan yang benar adalah โ€œKRISโ€, seperti kata kris dalam bahasa Indonesia.
Kesalahan penyebutan seperti โ€œKiyurisโ€ atau โ€œKerisโ€ sering muncul, namun tidak sesuai dengan panduan resmi BI.

Dengan pelafalan โ€œKRISโ€, BI berharap masyarakat semakin mengenal QRIS sebagai simbol transaksi digital nasional yang mudah, cepat, dan aman.

๐Ÿ“Š Pertumbuhan QRIS Melesat di Tahun 2025

Hingga Juli 2025, Bank Indonesia mencatat pertumbuhan transaksi QRIS sebesar 162,77% secara tahunan (YoY).
Volume transaksi mencapai 6,05 miliar transaksi dengan nilai total lebih dari Rp 579 triliun.
Sementara jumlah pengguna aktif QRIS kini menembus 57 juta pengguna di seluruh Indonesia.

Pertumbuhan ini didorong oleh meningkatnya adopsi QRIS di sektor UMKM, transportasi publik, hingga layanan publik seperti pajak daerah dan donasi digital.

๐Ÿ’ฌ Menurut Deputi Gubernur BI Filianingsih Hendarta, QRIS telah menjadi โ€œtulang punggung pembayaran digital nasionalโ€ dalam mendorong inklusi keuangan dan efisiensi ekonomi.

๐Ÿ’ก Fungsi dan Tujuan Utama QRIS

QRIS tidak sekadar memudahkan transaksi, tetapi juga bagian dari visi besar digitalisasi ekonomi nasional.
Berikut manfaat dan tujuan penerapan QRIS:

  1. Satu QR untuk semua aplikasi โ€“ Standar nasional yang bisa digunakan lintas platform.
  2. Cepat & efisien โ€“ Memangkas waktu pembayaran dan mengurangi kebutuhan uang tunai.
  3. Aman โ€“ Transaksi diawasi langsung oleh Bank Indonesia.
  4. Inklusif โ€“ Memberdayakan pelaku usaha mikro hingga besar agar terhubung ke sistem pembayaran digital nasional.
  5. Ramah lingkungan โ€“ Mengurangi konsumsi uang kertas dan biaya logistik tunai.

๐ŸŒ QRIS Cross-Border: Transaksi Tanpa Batas Antarnegara

Salah satu inovasi paling menarik dari QRIS tahun 2025 adalah fitur QRIS Cross-Border Payment, yang memungkinkan pengguna bertransaksi di luar negeri menggunakan aplikasi pembayaran Indonesia.

Negara yang Sudah Terhubung QRIS (per Oktober 2025):

  • Thailand
  • Malaysia
  • Singapura
  • Filipina
  • Jepang (baru diluncurkan Agustus 2025)
  • Tiongkok (tahap uji coba / sandbox bersama BI)

Dengan fitur ini, wisatawan Indonesia bisa berbelanja di luar negeri cukup dengan memindai kode QR yang kompatibel, tanpa perlu menukar mata uang. Begitu juga sebaliknya, wisatawan mancanegara bisa membayar di merchant Indonesia menggunakan QR mereka.

Nilai transaksi QRIS lintas negara (cross-border) per Juni 2025 telah mencapai Rp 1,66 triliun, menandai peningkatan signifikan dari tahun sebelumnya.

โš–๏ธ Biaya Transaksi dan Regulasi

Setiap transaksi QRIS, baik domestik maupun lintas negara, dikenakan Merchant Discount Rate (MDR) yang ditetapkan oleh Bank Indonesia.
Untuk UMKM, MDR tetap dijaga rendah โ€” hanya 0,3% โ€” guna mendukung pertumbuhan ekonomi digital kecil dan menengah.
Selain itu, semua transaksi QRIS tetap dalam denominasi Rupiah, menjamin stabilitas sistem keuangan nasional.

๐Ÿš€ Arah Masa Depan QRIS

Bank Indonesia menargetkan pada tahun 2026, QRIS akan terhubung dengan lebih dari 10 negara, termasuk kawasan Timur Tengah dan Asia Timur.
Rencana berikutnya juga mencakup integrasi dengan sistem pembayaran digital pemerintah daerah (GovTech), layanan kesehatan, dan pendidikan.

QRIS bukan hanya alat pembayaran, tetapi juga fondasi menuju ekonomi digital inklusif di Indonesia.

๐Ÿงฉ Kesimpulan

QRIS โ€” yang dibaca โ€œKRISโ€ โ€” bukan sekadar standar pembayaran digital, melainkan simbol perubahan budaya transaksi di Indonesia.
Dengan pertumbuhan transaksi yang terus melesat dan ekspansi ke luar negeri, QRIS telah menjadi pilar penting dalam mendukung transformasi digital nasional.

Bagi pengguna dan pelaku usaha, memahami fungsi dan potensi QRIS berarti ikut serta dalam membangun masa depan keuangan yang lebih mudah, cepat, aman, dan tanpa batas.

๐Ÿ“š Referensi: